Rabu, 08 Februari 2012

surat terakhir untukmu

 bagi sebagian orang yang memiliki rumah dengan isi yang hangat akan kasih sayang dari orang tua dan saudara, yang lengkap dengan fasilitasnya, yang banyak makanan tersedia dirumah, dan yang memiliki abanyak teman dan sahabat yang setia bersyukurlah! Karena ALLAH S.W.T telah memberikan anugerahitu kepada mu!

Cerita ini adalah cerita yang ku ambil dari sebuah kisah nyata yang mengharukan!

Panggil saja di Lara
Lara adalah gadis remaja yang duduk dibangku SMA. ia adalah gadis yang sangat supel tak pernah membeda-bedakan teman. Suatu hari menjelang hari ulang tahunya ia tidak banyak berharap lebih yang dia harapkan adalah sahabat dan keluarganya serta keberkahaan untuknya. Hanya itu!
Tapi sayang semua tak seperti yang diharapkan shabatnya tidak mempersiapkan sesuatu yang spesial di hari ulang tahunnya yang ke 17 tahun, "aku masih bersyukur dan berterimakasih pada Mu ya Allah karena kau tetap membiarkan ku melihat sahabatku sampai detik ini" ucapnya dalam hati.
mungkin bagi mereka itu hanya hari yang biasa seperti tahun sebelumnya. Tapi tidak untuk Lara awalnya dia berharap hari itu adlah hari yang paling dia akan ingat selalu tapi sayang yang diinginkan belum tentu terjadi.

kecewa, sedih semua perasaannya saaat itu. Tapi apa daya dia tak ingin memaksa.

lewat hari itu. semua belum berakhir.
Lara di fonis terkena penyakit Leukimia. Tapi dia tak bicara peda siapa-siapa termasuk sahabatnya "aku takkan ingin melihat orang terdekatku bersedih, aku ingin melihat mereka bahagia"
hari demi hari pun berlalu. Sampai pada suatu hari dia meras sendiri, kenapa?
sahabat yang dulu ada bersamanya sekarang tidak lagi seperti dulu. meluangkan waktu bersama, bercanda, jalan, berkumpul dan bertukar cerita. Tak ada lagi kegembiraan dan kesedihan yang dibagi bersama-sama.
"mengapa sahabatku seperti orang asing bagiku sekarang"

hanya ada satu diantara mereka yang tak berubah sampai detik ini.
tahu kah kalian aku membutuhkan kalian? mungkin kalian telah memiliki teman baru dan aktivitas baru jadi kalian seperti ini.

"tapi mengapa? sahabat sendiri terasa orang asing saat ini, saat kalian bersama teman baru kalian"

ingin ku ceritakan semua pada kalian, perasaan ku, penyakitku, kesenanganku, kesedihan.
aku rindu bercerita dengan kalian! hanya dia yang tetap ada.

banyak ku tuliskan diary kecil untuk kalian. kenapa? karena kalian tak punya waktu untuk berkumpul lagi jadi aku menulis semua ini agar kalian tahu apa yang ingin aku ceritakan pada kalian :)

Tak ada kejutan ulang tahun, tak ada kalian yang dulu, dan tak bisa berkumpul dan katakan tentang apa yang aku derita  mungkin ini yang membuat ku jadi sedih!

sampai waktunya tiba.

seminggu lagi aku akan pergi ke Jepang untuk melakukan pengobatan! tapi aku meminta kepada ayahku agar penerbangan ku di tunda satu minggu lagi.
"aku tak bisa pergi sebelum kalian mendengar cerita ku!"

dari senin hingga kamis kalian selalu sibuk dan tetap tak ada waktu! jum'at masih susah untuk diajak berkumpul.
sampai hari sabtu tiba aku hanya bercerita pada dia yang tetap ada untukku walau aku tak bilang kalau minggu aku akan pergi!

ku titipkan semua cerita ku, kesediahan ku, kebahagiananku yang tak bisa secara langsung aku ceritakan pada kalian. Perasaan ku dll.

dan surat terakhirku yang kutulis sebelum keberangkatankua!

"Terimakasih untuk kalian, sebenarnya aku sedih, karena kalian tak bisa temani aku di saat penyakitku mulai terlihat, tapi aku bahagia telah bertemu dengan kalian. Telah bersahabat dan berbagi suka duka bersama. Walau sekarang kalian susah berkumpul, ingin ku ceritakan semua rambutku yang semakin lama bertambah rontok, aku ingin berbagi cerita ini. Mungkin saat kalian membaca surat yang ini aku sudah berangkat ke Jepang untuk pengobatan. Sebenarnya tak ada yang tahu tentang penyakitku ini, hanya keluargaku yang tau? kenapa? iya karena aku ingin kalianlah yang pertama tahu tentang ini semua! tapi aku susah berkumpul dengan kalian dan sekarang kalian telah mengetahuinya bukan! doa'kan aku agar aku bisa kembali dan melihat kalian lagi.


******

2 hari kemudian mereka mendapat habar bahwa Lara telah meninggal dunia..

"sungguh betapa menyesalnya mereka saat mengetahui semua iitu bertetasan air mata ketika membacar semua surat Lara hingga surat terakhir dan ketika tahu bahwa Lara talah tiada"

Persahabatan sejati tak akan pernah hilang bukan? Jang pernah kau sia"kan waktu mu. melupakan sahabat mu karena orang baru dikehidupanmu,"

Semua akan terasa saat kau telah kehilangan semua itu. hanya penyesalan yang nantinya ada di hati mu!

buat kalian yg punya sahabat, jagalh persahabatan kalian selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar